Logo Taninews.com - media informasi dan hobi pertanian

Ubi jalar ungu ampuh lawan diabetes

 Admin Satu  Penulis   Karawang   14/09/2022  diubah:16/07/2023 at 12:22     Direktori   

Ubi jalar ungu ampuh lawan diabetes
Foto ubi jalar ungu. foto: taninews.com

Ubi Jalar (Ipomoea batatas) atau ketela rambat adalah sumber karbohidrat alternatif pengganti nasi. Ubi jalar mengandung karbohidrat yang cukup, vitamin, mineral, dan antioksidan yang berguna untuk kesehatan tubuh. Ubi jalar ungu punya kelebihan dengan kandungan antioksidan yang paling tinggi.

Orang yang mengidap diabetes melitus atau kadar gula darah berlebih perlu memperhatikan asupan gizi yang masuk ke tubuhnya, terutama sumber karbohidrat/gula agar kadar gula dalam darah selalu terkontrol, kesehatannya terjaga.

Diabetes melitus (DM) didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Insufisiensi fungsi insulin dapat disebabkan oleh gangguan atau defisiensi produksi insulin oleh sel-sel beta Langerhans kelenjar pankreas, atau disebabkan oleh kurang responsifnya sel-sel tubuh terhadap insulin (WHO, 1999).

Bagi pengidap diabetes, mengonsumsi sumber karbohidrat juga penting diperhatikan. Ubi jalar termasuk sumber karbohidrat yang lebih aman dikonsumsi oleh pengidap diabetes. Ubi jalar lebih aman dikonsumsi karena angka indeks glikemik yang lebih rendah (63) dibanding nasi putih (73).

Indeks Glikemik merupakan gambaran tentang hubungan karbohidrat dalam makanan dengan kadar glukosa dalam darah. Makanan yang dapat menaikkan kadar glukosa darah dengan cepat biasanya memiliki indeks glikemik yang tinggi (Rimbawan & Siagian, 2004)

Selain lebih aman dikonsumsi, ubi jalar ungu ternyata punya khasiat melawan diabetes, yaitu menurunkan kadar gula dalam darah dan meningkatkan sensivitas insulin pada penderita diabetes mellitus tipe 2.

Penelitian yang dilakukan Akbar Setyo Pambudi, Yani Rahmawati, Ajeng Nawangwulan, Nabillah Hisyam, dan Kinanti Mahmud Pradita mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang, menggunakan kulit ubi jalar ungu untuk menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes.

Senyawa yang berperan dalam menurunkan kadar gula darah adalah antosianin yang diekstrak dari kulit ubi jalar ungu. Kulit ubi jalar dipilih karena sebagai limbah biasanya dibuang, jadi dimanfaatkan dengan diekstrak senyawa kimianya.

Kulit ubi jalar juga mempunyai kandungan antosianin yang lebih tinggi dibanding umbinya. Antosianin tersebut dapat menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensivitas insulin pada penderita DM tipe 2.

Berdasarkan hasil penelitian dari Fakultas Pertanian Unud di Bali ditemukan kandungan antosianin yang cukup tinggi sebagai antioksidan pada ubi jalar ungu yaitu berkisar antara 110
mg-210 mg/100 gram (Suprapta, et all 2004).

Dalam penelitiannya, uji coba terhadap tikus penderita diabetes yang menunjukkan, ekstrak kulit ubi jalar ungu dapat menurunkan gula darah secara signifikan serta mampu meningkatkan sensitivitas insulin.

Senada dengan hal di atas, penelitian Echa Putri Anjani, Rasmi Zakiah Oktarlina, Chicy Widya Morfi dari Fakultas Kedokteran Universitas Lampung, konsumsi ubi jalar ungu bisa menjadi terapi non-farmakologis untuk pengidap DM.

Terapi non-farmakologi diabetes terdiri dari perubahan gaya hidup yang mencakup latihan fisik, edukasi berbagai masalah terkait tentang penyakit DM dan yang terpenting yaitu pengaturan pola makan yang disebut dengan terapi nutrisi medis.

Ubi jalar ungu mengandung tinggi serat, karbohidrat dengan indeks glikemik rendah serta zat antosianin yang cukup tinggi sebagai antioksidan yang dapat mengurangi resiko diabetes melitus. Diketahui bahwa diet antioksidan, termasuk antosianin, melindungi sel β-pankreas dari stres oksidatif glucose induced. Pemberian ekstrak ubi jalar ungu dapat melindungi sel dari pengaruh buruk radikal bebas.

Zat antosianin yang terkandung dalam ubi jalar ungu dapat dijadikan pilihan terapi diet non-farmakologi karena kandungannya dapat mengontrol kadar glukosa darah sehingga dapat mencegah terjadinya resisten insulin pada pendertita DM.

Bagaimana bagi yang masih sehat? Mengonmsumsi ubi jalar ungu tentu bermanfaat bagi kesehatan. Dengan mengonsumsi makanan sehat maka kita seperti menabung kesehatan dan memperlama fungsi organ-organ tubuh untuk berfungsi dengan baik. Penyakit degeneratif bisa muncul karena faktor usia, jadi dengan menerapkan gaya hidup sehat, termasuk makanan, maka akan lebih lama kualitas hidup kita.

Mengonsumsi ubi jalar ungu kaya akan antioksidan, vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Bagi pengidap diabetes tipe 2 mengonsumsi ubi jalar ungu sebagai pengganti nasi putih sangat baik untuk mengontrol kadar gula darah. Sementara bagi yang masih sehat mengkonsumsi ubi jalar ungu bermanfaat untuk menjaga agar tetap sehat.

Perhatian:
Bagi pengidap DM, tetap lakukan pengobatan dari dokter, mengonsumsi ubi jalar ungu hanya sebagai pelengkap bukan pengganti terapi pengobatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Profile

foto user
Admin Satu
 Penulis   Karawang

Ini adalah administrator satu. Bertanggungjawab menangani pengaturan website seperti mengunggah artikel, memperbaiki tampilan, menambah fungsi, mengubah role anggota, dll.

Lihat Profil
Belum menjadi anggota?
Daftar di sini

Tulisan dari Admin Satu


Terkait

Abdya, varietas jengkol unggul dari Aceh
 Admin Satu  Penulis   Karawang

Abdya, varietas jengkol unggul dari Aceh


  14/03/2023   Direktori 
 Admin Satu  Penulis   Karawang

9 Varietas Tanaman Kelapa Genjah di Indonesia


  1/03/2023   Direktori 
7 manfaat jengkol untuk kesehatan
 Admin Satu  Penulis   Karawang

7 manfaat jengkol untuk kesehatan


  14/03/2023   Direktori 
Jarak China atau Daun Yodium untuk mengobati luka
 Admin Satu  Penulis   Karawang

Jarak China atau Daun Yodium untuk mengobati luka


  8/03/2022   Direktori