Logo Taninews.com - media informasi dan hobi pertanian

17 varietas Ubi Jalar unggul di Indonesia

 Admin Satu  Penulis   Karawang   11/09/2022  diubah:22/08/2023 at 21:46     Direktori 4   

17 varietas Ubi Jalar unggul di Indonesia
Ilustrasi daun ubi jalar. foto: taninews.com

Ubi jalar merupakan makanan sumber karbohidrat alternatif pengganti nasi. Ubi jalar bisa menjadi solusi bagi ketahanan pangan nasional mengingat di masa depan kita tidak tahu ada peristiwa apa yang bisa mengganggu rantai pasok makanan pokok yang kita konsumsi.

Selain dikonsumsi, ubi jalar juga masuk menjadi komoditas industri untuk diambil tepungnya maupun dibuat sebagai campuran makanan, bubur bayi, snack, kue, dll. Jadi, ubi jalar sangat prospek menjadi tanaman pilihan bagi para petani.



Berikut varietas ubi jalar unggul yang bisa menjadi pilihan untuk ditanam

1. Pating 1
Dikeluarkan tahun 2018, pating 1 merupakan varietas ubi jalar dengan kandungan pati yang tinggi. Ini sesuai dengan kriteria ubi jalar yang disukai oleh konsumen adalah yang memiliki kadar pati tinggi karena rasanya lebih mantap (pulen) dan sangat dibutuhkan sebagai bahan pokok sumber pangan dan industri.

Ubi Jalar varietas Pating 1 memiliki keunggulan potensi hasil 29,9 ton/ha, umur tanaman 4 – 4,5 bulan, warna daging umbi putih, agak tahan penyakit kudis dan hama boleng, kadar pati dan bahan kering tinggi 24,83%, serta sesuai ditanam di lahan tegalan dan lahan sawah sesudah tanam padi.

2. Pating 2
Pating 2 juga merupakan varietas ubi jalar dengan kandungan pati yang tinggi. Ini sesuai dengan kriteria ubi jalar yang disukai oleh konsumen adalah yang memiliki kadar pati tinggi karena rasanya lebih mantap (pulen) dansangat dibutuhkan sebagai bahan pokok sumber pangan dan industri.

Ubi jalar varietas Pating 2 memiliki keunggulan potensi hasil 31,8 ton/ha, umur tanaman 4 – 4,5 bulan, warna daging umbi kuning, agak tahan penyakit kudis dan hama boleng, kadar pati dan bahan kering tinggi 23,33%, serta sesuai ditanam di lahan tegalan dan lahan sawah sesudah tanam padi.

Pating 1 dan Pating 2 merupakan varietas baru ubi jalar tinggi pati yang dikeluarkan oleh Badan Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (BALITKABI), Balitbang Kementerian Pertanian RI

3. Beta 3

Komoditas: Ubi Jalar
Tahun: 2016
Asal: Klon hasil persilangan antara induk
betina klon MI S 139-5 dengan
tetua jantan klon MI S 547-2.
Bentuk umbi: Bulat telur melebar di ujung
hingga elips
Diameter buku ruas: Tipis (4–5 mm)
Kadar air: 68,02%
Kadar bahan kering: 32,50%
Kadar beta karotin: 9630 μg/100 g (basis basah)
Kadar gula total: 11,13% (basis kering)
Kadar pati: 62,91% (basis kering)
Kadar protein: 11,04% (basis kering)
Kadar serat: 3,68% (basis kering)
Kadar vitamin C: 23,34 mg/100 g (basis basah)
Ketahanan terhadap hama dan penyakit: Tahan penyakit kudis (Sphaceloma
batatas) dan agak tahan hama
boleng (Cylas formicarius).
Keterangan: Beradaptasi luas
Panjang buku ruas: Pendek (4– 5 cm)
Panjang tangkai daun: Pendek (12– 17 cm)
Panjang tangkai umbi: 7 cm tergolong sedang
Pigmentasi pada tangkai daun: Hijau dengan ujung tangkai ungu
Potensi hasil: 34,0 ton/ ha
Rasa umbi: Enak pulen.
Rata-rata hasil: 29,4 ton/ ha
Susunan pertumbuhan umbi: Tersebar
Tipe tanaman: Semi kompak
Umur panen: 4,0– 5,0 bulan setelah tanam.
Warna daging umbi: Jingga skor 4?5
Warna daun dewasa: Hijau kadang ada warna ungu
melingkar pada tepi daun
Warna daun muda: Hijau muda kekuningan tepi daun
dilingkari warna ungu kadang tipis
kadang agak tebal
Warna dominan sulur: Hijau
Warna kulit umbi: Merah cerah
Warna sekunder sulur: Beberapa bercak ungu
Keterangan: SK Mentan:377/Kpts/TP.010/6/2016. Asal dari persilangan antara induk betina klon MIS 139-5 dengan tetua jantan klon MIS 547-2. Umur panen 4-5 bulan setelah tanam. Rasa umbi enak. Potensi hasil 34 ton/ha. Ketahanan terhadap hama dan penyakit : Tahan penyakit kudis dan penyakit batatas dan agak tahan hama boleng. Beradaptasi luas.
Status: Komersial
Kontak: Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

4. Antin 1

Komoditas: Ubi Jalar
Tahun: 2013
Keterangan: Dilepas tahun : 2013, 15 J anuari 2013
Nama klon harapan : MSU 01022-12
Asal : Turunan dari hasil persilangan bersari bebas dari varietas Samarinda (Lokal Blitar) dan Kinta (Lokal Papua)
Tipe tanaman : Menyebar
Umur panen : Tipis
Diameter buku ruas : Pendek
Panjang buku ruas : Hijau
Warna dominan sulur : Hijau dengan beberapa bercak ungu
Warna sekunder sulur : Ungu pada buku-buku
Warna sekunder sulur : Ungu pada buku-buku
Bentuk kerangka daun : Segitiga sama sisi
Kedalaman cuping daun : Tidak ada
Bentuk kerangka daun : Segitiga sama sisi
Kedalaman cuping daun : Tidak ada
J umlah cuping : Satu
Bentuk cuping pusat : Segitiga sama sisi
Ukuran daun dewasa : Sedang
Warna tulang daun permukaan bawah : Semua tulang daun berwarna ungu
Warna daun dewasa : Hijau
Warna daun muda : Hijau bagian atas ungu bagian bawah
Pigmentasi tangkai daun : Hijau dengan bercak ungu sepanjang tangkai
Panjang tangkai daun : Pendek
Bentuk umbi : Bulat telur lebar pada pangkal umbi
Susunan pertumbuhan umbi : Terbuka
Panjang tangkai umbi : Pendek
Warna kulit umbi : Putih
Warna dominan daging umbi : Ungu
Warna sekunder daging umbi : Putih
Rasa Umbi : Enak
Kadar bahan kering : ±31,5%
Kadar serat : ±2,3%
Kadar protein : ±1,9%
Kadar gula total : ±1,7%
Kadar pati : ±19,3%
Kadar vitamin C : ±21,8%
Kadar beta karoten : ±7,8%
Ketahanan terhadap hama dan penyakit : Agak tahan penyakit kudis (Sphaceloma batatas) dan agak tahan hama boleng (Cylas formicarius)
Potensi hasil : 33,2 ton/ha
Rata-rata hasil : 25,8 ton/ha
Keterangan : Toleran kekeringan, warna daging umbi menarik sangat cocok untuk kripik dan ditanam pada lahan tegalan dan sawah
Pemulia : M. J usuf, St.A. Rahayuningsih, T.S. Wahyuni, J oko Restuono dan Gatot Santoso
Pengusul : Balai Penelitian Tanaman Kacangkacangan dan Umbi-umbian
Status:
Kontak: Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

5. Antin 2

Komoditas: Ubi Jalar
Tahun: 2014
Potensi Hasil: 37,1 ton/ha
Umur Tanaman: 4-4,5 bulan
Keterangan: Umur tanaman 4-4,5 bulan setelah tanam
dengan potensi hasil 37,1 ton/ha, ratarata
hasil 24,5 ton/ha. Ketahanan terhadap
hama dan penyakit: agak tahan penyakit
kudis (Sphaceloma batatas) dan agak tahan
hama boleng (Cylas formicarius). Kandungan
antosianin tinggi, rasa enak, toleran
kekeringan, cocok ditanam pada lahan tegalan
dan sawah sesudah tanaman padi.
Status: Komersial
Kontak: Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

6. Antin 3

Komoditas: Ubi Jalar
Tahun: 2014
Potensi Hasil: 30,6 ton/ha
Umur Tanaman: 4-4,5 bulan
Keterangan: Umur tanaman 4-4,5 bulan setelah tanam
dengan potensi hasil 30,6 ton/ha, ratarata
hasil 23,4 ton/ha. Ketahanan terhadap
hama dan penyakit: agak tahan penyakit
kudis (Sphaceloma batatas) dan agak tahan
hama boleng (Cylas formicarius). Kandungan
antosianin sangat tinggi, toleran kekeringan,
cocok ditanam pada lahan tegalan dan sawah
sesudah tanaman padi.
Status: Komersial
Kontak: Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

7 Ubi jalar Beta 1

Komoditas: Ubi Jalar
Tahun: 2009
Potensi Hasil: 35,7 ton/ha
Rasa Tektur: Enak dan manis
Umur Panen: 4-4,5 bulan setelah tanam
Keterangan: Dilepas Tanggal : 19 Mei 2009
SK Mentan : 2217/ Kpts/ SR.120/ 5/ 2009
Nama klon harapan : MSU 01015-07
Asal : Hasil persilangan bebas induk betina
MSU 01015. MSU 01015 berasal
dari Persilangan varietas Kidal
dengan BB 97281-16
Tipe tanaman : Menyebar
Umur panen : 4– 4,5 bulan
Diameter buku ruas : Tipis
Panjang buku ruas : Pendek
Warna dominan sulur : Hijau
Warna sekunder sulur : Ungu pada buku-buku
Bentuk daun dewasa
– Bentuk kerangka daun: Segitiga sama sisi
– Kedalaman cuping
daun : Tidak ada
– J umlah cuping : Bercuping satu
– Bentuk cuping pusat : Gerigi
Ukuran daun dewasa : Sedang
Warna tulang daun
permukaan bawah : Semua tulang daun berwarna ungu
Warna helai daun
– Warna daun dewasa : Hijau
– Warna daun muda : Hijau dengan ungu melingkari tepi
daun
Pigmentasi dan panjang tangkai daun
– Pigmentasi pada
tangkai daun : Hijau, pangkal dan tangkai ungu
– Panjang tangkai daun : Sedang
Bentuk umbi : Elip panjang
Susunan pertumbuhan
umbi : Menyebar
Panjang tangkai umbi : Pendek
Warna kulit umbi : Merah
Warna daging umbi : Oranye tua
Rasa umbi : Enak dan manis
Kandungan/kadar
– Bahan kering : 25,3%
– Serat (basis kering) : 4,04%
– Gula reduksi (basis
kering) : 8,18%
– Pati (basis kering) : 73,25%
– Pati (basis basah) : 16,12%
– Amilosa (basis kering) : 15,98%
– Abu (basis kering) : 5,28%
– Vitamin C (basis
basah) : 16,5 mg/100 g
– betakarotin (basis
basah) : 12.032 µg/100 g
Ketahanan terhadap
hama/penyakit : Agak tahan penyakit kudis
(Sphaceloma batatas) dan agak
tahan hama boleng (Cylas
formicarius)
Rata-rata hasil : 25,6 t/ha
Potensi hasil : 35,7 t/ha
Keterangan lain : Kandungan beta-karotin tinggi, rasa
enak, cocok ditanam pada lahan
tegalan dan sawah sesudah
tanaman padi
Pemulia : M. J usuf, St.A. Rahayuningsih,
Tinuk S.W., J oko Restuono, Gatot
Santoso
Pascapanen : Erliana Ginting
Status: Komersial
Kontak: Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

8. Ubi jalar Beta 2

Komoditas: Ubi Jalar
Tahun: 2009
Keterangan: SK Mentan : 2216/ Kpts/ SR.120/ 5/ 2009
Nama klon harapan : MSU 01015-02
Asal : Hasil persilangan bebas induk betina
MSU Persilangan varietas Kidal
dengan BB 97281-16
Tipe tanaman : Semi kompak
Umur panen : 4– 4,5 bulan
Diameter buku ruas : Sangat tipis
Panjang buku ruas : Sangat pendek
Warna dominan sulur : Hijau
Warna sekunder sulur : Tidak ada
Bentuk daun dewasa
– Bentuk kerangka daun: Cuping
– Kedalaman cuping
daun : Berlekuk dangkal
– J umlah cuping : Bercuping lima
– Bentuk cuping pusat : Agak elip
Ukuran daun dewasa : Kecil
Warna tulang daun
permukaan bawah : Hijau
Warna helai daun
– Warna daun dewasa : Hijau
– Warna daun muda : Permukaan atas dan bawah daun
ungu
Pigmentasi dan panjang tangkai daun
– Pigmentasi pada
tangkai daun : Hijau
– Panjang tangkai daun : Sangat pendek
Bentuk umbi : Elip membulat
Susunan pertumbuhan
umbi : Terbuka
Panjang tangkai umbi : Pendek
Warna kulit umbi : Merah
Warna daging umbi : Oranye
Rasa umbi : Enak
Kandungan / kadar
– Bahan kering : 23,8,13%
– Serat (basis kering) : 3,55%
– Gula reduksi (basis
kering) : 5,00%
– Pati (basis basah) : 17,8%
– Amilosa (basis kering) : 23,08%
– Abu (basis kering) : 2,86%
– Vitamin C (basis
basah) : 21,0 mg/100 gram
– betakarotin (basis
basah) : 4.629 µg/100 gram
Ketahanan terhadap hama: Agak tahan penyakit kudis
(Sphaceloma batatas) dan agak
tahan hama boleng (Cylas
formicarius)
Rata-rata hasil : 28,6 t/ha
Potensi hasil : 34,7 t/ha
Keterangan lain : Rasa enak, bentuk umbi bagus,
cocok ditanam pada lahan tegalan
dan sawah sesudah tanaman padi
Pemulia : M. J usuf, St.A. Rahayuningsih,
Tinuk Sri Wahyuni, J oko Restuono,
dan Gatot Santoso
Pascapanen : Erliana Ginting
Status:
Kontak: Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

9. Ubi jalar Papua Pattipi

Komoditas: Ubi Jalar
Tahun: 2006
Keterangan: Dilepas tanggal : 2 Oktober 2006
SK Mentan : 594/Kpts/SR.120/10/2006
Asal klon : BB 97089-12
Asal : Persilangan bebas dari induk betina
Gowok (varietas lokal asal J awa
Barat) pada polycross nursery
Tipe tanaman : Menyebar
Umur panen di dataran tinggi : 6 bulan
Diameter buku ruas : Tipis
Panjang buku ruas : Pendek
Warna dominan sulur : Hampir semua berwarna ungu
Warna sekunder sulur : Hijau pada pucuk
Bentuk daun dewasa
– Bentuk kerangka daun : Berbentuk hati
– Kedalaman cuping daun : Berlekuk sangat dangkal
– J umlah cuping : Tiga
– Bentuk cuping pusat : Segitiga sama sisi
Ukuran daun dewasa : Sedang
Warna tulang daun permukaan
bawah : Semua tulang daun berwarna ungu
Warna helai daun
Warna daun dewasa : Hijau, tulang daun berwarna ungu
Warna daun muda : Hijau, ungu pada tepi daun
Pigmentasi daun panjang
tangkai daun
Pigmentasi tangkai daun : Sebagian besar ungu, hijau sedikit
Panjang tangkai daun : Sedang
Bentuk umbi : Elip memanjang
Susunan pertumbuhan umbi : Tertutup
Panjang tangkai umbi : Pendek
Warna kulit umbi : Krem
Warna daging umbi : Kuning pucat
Rasa umbi : Enak dan manis
Kandungan nutrisi umbi
– Bahan kering umbi : 32,4%
– Abu : 0,62%
– Protein : 2,28%
– Serat : 5,17%
– Gula total : 4,57%
– Betakarotin : 245,3 μg/100 g
Rata-rata hasil di dataran
tinggi : 26,0 t/ha
Potensi hasil di dataran tinggi : 32,5 t/ha
Ketahanan terhadap hama/
penyakit : Agak tahan penyakit kudis
(Sphaceloma batatas), agak peka
hama boleng (Cylas formicarius)
Ketahanan terhadap cekaman
lingkungan : Agak toleran kekeringan
Keterangan : Dianjurkan pada lahan sawah dan
tegalan daerah pegunungan dengan
ketinggian tempat minimal 1000 m dpl
Pemulia : M. J usuf, A. Setiawan, dan
Tjintokohadi
Tim Peneliti : D. Peters, C. Cargill, J . Limbongan,
A. Soplanit, A. Malik, S. Mahalaya,
dan Sumartini
Teknisi : J oko Restuono, L. Kossay, dan
A. Makmun
Pengusul : Balitkabi, CIP-ESEAP, dan BPTP Papua
Status: Siap Ditawarkan
Kontak: Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

10. Ubi jalar Papua Solossa

Komoditas: Ubi Jalar
Tahun: 2006
Keterangan: Dilepas tanggal : 2 Oktober 2006
SK Mentan : 593/Kpts/SR.120/10/2006
Nama klon : MSU 99051-1
Asal : Turunan dari persilangan terkendali var
Muara Takus dan Siate (Lokal Papua)
Umur panen di dataran tinggi : 6 bulan
Tipe tanaman : Semi kompak
Diameter buku ruas : Tipis
Panjang buku ruas : Pendek
Warna dominan sulur : Hampir semua berwarna ungu
Warna sekunder sulur : Hijau pada pucuk
Bentuk daun dewasa
– Kerangka daun : Berbentuk tombak
– Cuping daun : Berlekuk dalam
– J umlah cuping : Lima
– Bentuk cuping pusat : Agak elip
Ukuran daun dewasa : Sedang
Warna tulang daun
permukaan bawah : Semua tulang daun berwarna ungu
Warna helai daun
Warna daun dewasa : Hijau, tulang daun berwarna ungu
Warna daun muda : Hijau berwarna ungu
Pigmentasi daun panjang tangkai daun
Pigmentasi tangkai daun : Hijau ujung tangkai ungu
Panjang tangkai daun : Sedang
Bentuk umbi : Elip membulat
Susunan pertumbuhan umbi : Terbuka
Panjang tangkai umbi : Pendek
Warna kulit umbi : Kuning kecoklatan
Warna daging umbi : Kuning tua
Rasa umbi : Enak
Kandungan nutrisi umbi
– Bahan kering umbi : 32,8%
– Abu : 0,73%
– Protein : 2,12%
– Serat : 4,93%
– Gula total : 4,87%
– Betakarotin : 533,8 μg/100 g
Rata-rata hasil di dataran
tinggi : 24,2 t/ha
Potensi hasil di dataran tinggi : 30,0 t/ha
Ketahanan terhadap hama/
penyakit : Tahan penyakit kudis (Sphaceloma
batatas), agak peka hama boleng
(Cylas formicarius)
Ketahanan terhadap
cekaman lingkungan : Agak toleran kekeringan
Keterangan : Dianjurkan pada lahan sawah dan
tegalan daerah pegunungan dengan
ketinggian tempat minimal 1000 m dpl
Pemulia : M. J usuf, St.A. Rahayuningsih,
T.S. Wahyuni
Peneliti : D. Peters, C. Cargill, J . Limbongan,
Atekan, S. Mahalaya, Supriyatin,
M. Nasri, Sumartini, dan A. Soplanit
Teknisi : J . Restuono, L. Kossay, A. Makmun,
J . Saragih, dan N. Saragih
Pengusul : Balitkabi, CIP-ESEAP, dan BPTP Papua
Status: Siap Ditawarkan
Kontak: Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

11. Ubi jalar Sawentar

Komoditas: Ubi Jalar
Tahun: 2006
Keterangan: Umur panen di dataran tinggi : 6 bulan
Rata-rata hasil di dataran tinggi: 24,8 t/ha
Potensi hasil di dataran tinggi : 30,0 t/ha
Ketahanan thd hama/penyakit : Tahan penyakit kudis (Sphaceloma batatas), agak peka hama boleng (Cylas formicarius)
Ketahanan terhadap cekaman lingkungan : Agak toleran kekeringan
Keterangan : – Dianjurkan pada lahan sawah dan tegalan di daerah pegunungan dengan ketinggian tempat minimal 1000 m dpl.
Pemulia : M. J usuf, A. Setiawan, dan Tjintokohadi
Status: Non Komersial
Kontak: Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

12. Ubi Jalar Boko

Komoditas: Ubi Jalar
Tahun: 2001
Ketahanan Hama/Penyakit: Agak tahan hama boleng dan tahan hama penggulung daun, toleran penyakit kudis dan bercak daun.
Potensi Hasil: 25 – 30 ton/ha
Rasa: Enak dan manis
Umur Panen: 4 – 4,5 bulan
Warna Daging Umbi: Krem
Keterangan: SK Mentan : 526/Kpts/TP.240/10/2001
No. induk : MIS 146-1
Asal : Persilangan No. 14 x MLG 1258
Daya hasil : 25,0– 30,0 t/ha
Umur panen : 4,0– 4,5 bulan
Tipe tanaman : Semi kompak
Diameter buku ruas : Tipis
Panjang buku ruas : Pendek
Warna dominan sulur : Hijau
Warna sekunder sulur : Tidak ada
Bentuk kerangka daun : Berbentuk cuping
Kedalam cuping daun : Tepi daun berlekuk sedang
J umlah cuping daun : Bercuping tiga
Bentuk cuping pusat : Gerigi
Ukuran daun dewasa : Sedang
Warna tulang daun : Ungu (bagian bawah)
Warna daun dewasa : Hijau
Warna daun muda : Ungu
Panjang tangkai daun : Sangat pendek
Bentuk umbi : Elips panjang
Pertumbuhan umbi : Tersebar
Panjang tangkai umbi : Pendek
Warna kulit umbi : Merah
Warna daging umbi : Krem
Rasa umbi : Enak dan manis
Kadar bahan kering : 32%
Kadar serat : 1,04%
Kadar protein : 1,73%
Kadar gula : 4,69%
Kadar pati : 32,48%
Kadar betakarotin : 108,11 μg/100 g
Kadar vitamin C : 30,89 mg/100 g
Ketahanan thd hama : – Agak tahan boleng (Cylas formicarius)
– Tahan penggulung daun (S. batatas)
Ketahanan thd penyakit : Toleran kudis (Scab) dan bercak Cercospora
Pemulia : St.A. Rahayuningsih, Koes H., I sgiyanto,
Sutrisno,Sumartini, Supardi, Gatot S., dan
J oko Restuono
Status: Non Komersial
Kontak: Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

13. Ubi jalar Cilembu

Komoditas: Ubi Jalar
Tahun: 2001
Ketahanan Hama: Peka hama lanas/penggerek (C. Fomicarius)
Ketahanan Penyakit: Tahan penyakit kudis/Scab
Kisaran Hasil: 20 ton/ha
Panjang Batang: 80-130 cm
Umur Panen: 5-7 bulan
Keterangan: Rasa umbi enak, manis dan bermadu. Cocok ditanam pada lahan sawah tadah hujan setelah tanaman padi pada elevasi 800-1000 m dpl
Status: Non Komersial
Kontak: Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

14. Ubi Jalar Muara Takus

Komoditas: Ubi Jalar
Tahun: 1995
Ketahanan Penyakit: Tahan penyakit kudis/scab (Elsione batatas)
Kisaran Hasil: 30-35 ton/ha
Panjang Batang: 100-180 cm
Umur Panen: 4,0-4,5 bulan
Keterangan: SK Mentan : 03/ Kpts/ TP.240/ 1/ 95
Asal : Persilangan terbuka dari klon induk BIS
192 (SQ-27 x I K-1 tahun 1977)
Daya hasil : 30– 35 t/ha umbi segar
Umur panen : 4,0– 4,5 bulan
Panjang batang : 100– 180 cm
Tipe pertanaman : Merambat
Bentuk daun : Sedang, berbentuk hati
Warna daun tua : Hijau
Warna daun muda : Hijau keunguan
Warna tulang daun : Bagian bawah ungu
Warna petiole : Hijau dengan lingkar ungu pada bagian ujung
Panjang petiole : 75– 160 mm
Warna batang : Hijau sedikit keunguan
Warna kulit umbi : Kuning jingga
Warna daging umbi : Kuning jingga
Bentuk umbi : Bulat lonjong
Rasa umbi : Enak dan manis
– Kadar protein : 2,86 % (kering)
– Kadar tepung : 30,0%
– Kadar gula : 4,17%
– Kadar serat : 2,16%
– Kadar amilose : 19,0%
Ketahanan thd penyakit : Tahan penyakit kudis/Scab (Elsinoe batatas)
Keterangan : – Bentuk umbi bagus, bobot bahan kering umbi tinggi
– Cocok ditanam pada lahan kering maupun lahan sawah setelah padi Pemulia : M. J usuf, A. Dimyati, Adriyaswar, J onharnas, dan Zulifwadi
Status: Non Komersial
Kontak: Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

15. Ubi jalar Kalasan

Komoditas: Ubi Jalar
Tahun: 1991
Ketahanan Hama: Agak tahan Cylas formicarius
Ketahanan Penyakit: Tahan karat daun
Kisaran Hasil: 40 ton/ha
Panjang Batang: 75-160 cm
Umur Panen: 65-100 hari
Keterangan: SK Mentan : 116/ Kpts/ TP.240/ 3/ 91
Nomor seleksi klon : CN 1108-13
Asal : Introduksi dari AVRDC Taiwan
Hasil rata-rata : 40 t/ha (31,2-47,5) t/ha ubi segar
Umur panen : 65– 100 hari
Panjang batang : 75– 160 cm
Tipe tumbuh : Kompak, semi tegak
Bentuk daun : Besar, berbentuk hati, kadangkadang bersirip
Warna daun muda : Hijau
Warna daun tua : Hijau
Warna tulang daun : Hijau muda, pangkal tulang daun utama Bagian bawah ungu
Warna petiole : Hijau dengan lingkar ungu pada bagian pangkal dan ujung
Panjang petiole : 100– 330 mm
Warna batang : Hijau muda
Warna kulit umbi : Coklat muda (kulit sawo)
Warna daging umbi : Orange muda (kuning)
Bentuk umbi : Bulat sedikit memanjang
Rasa : Agak manis
Ketahanan thd hama : Agak tahan Cylas formicarius
Ketahanan thd penyakit : Tahan karat daun
Keterangan : – Cukup baik ditanam di daerah iklim kering maupun basah
– Mampu beradaptasi pada lahan marginal
Pemulia : Sri Widodo, A. Farid Fadly, Djamaluddin, dan A. Hasanuddin
Status: Non Komersial
Kontak: Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

16. Ubi Jalar Mendut

Komoditas: Ubi Jalar
Tahun: 1989
Kisaran Hasil: 35 ton/ha umbi segar
Tinggi Batang: 110-124 cm
Umur Tanaman: 4,0 bulan
Keterangan: Nomor seleksi klon : MLG 12653
Asal : Introduksi dari International
Institute of Tropical Agricul
ture (IITA) Ibadan, Nigeria
Hasil rata-rata : 35 t/ha umbi segar
Umur tanaman : 4,0 bulan
Tinggi batang : 110– 124 cm
Tipe tumbuh : Kompak semi tegak
Bentuk daun : Besar runcing tak berlekuk
Warna daun : Hijau keunguan (muda)
Hijau (tua)
Warna tulang daun : Ungu kelam (bagian bawah)
Warna petiole : Hijau dengan lingkar ungu
pada bagian pangkal
Panjang petiole : 85– 124 mm
Warna batang : Hijau
Warna kulit umbi : Merah muda
Warna daging umbi : Kuning muda
Bentuk umbi : Bulat agak memanjang
Rasa : Sedang dengan kadar gula rendah
Keterangan : – Cukup baik ditanam sampai ketinggian 900 m di atas permukaan laut
– Mampu beradaptasi pada lahan marginal
Pemulia : Yudi Widodo, Koes Hartojo, Aris Munandar, Nur Basuki, Soemarjo P., dan Bambang Guritno
Status: Non Komersial
Kontak: Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

17. Ubi jalar Borobudur

Komoditas: Ubi Jalar
Tahun: 1982
Ketahanan Hama: Toleran hama penggerek
Ketahanan Penyakit: Toleran penyakit kudis
Kisaran Hasil: 20 ton/ha
Umur Panen: 3,5-4,0 bulan
Keterangan: Nomor seleksi klon : 3-6
Asal : Nomor 380/Filipina II
Hasil rata-rata : 20 t/ha
Umur tanaman : 3,5– 4,0 bulan
Tinggi batang : –
Bentuk daun : Berbentuk hati, lebar
Warna pucuk daun : Hijau
Warna tangkai daun : Hijau (bagian atas dan bawah)
Warna tulang daun : Hijau (bagian atas dan bawah)
Warna batang muda : Hijau
Warna batang tua : Hijau ungu
Warna kulit umbi : –
Warna daging umbi : J ingga
Kualitas rebus : Baik
Rasa : Manis
Kadar tepung : 28%
Kadar protein : 0,6%
Kadar HCN : –
Ketahanan thd hama : Toleran hama penggerek
Ketahanan thd penyakit : Toleran penyakit kudis
Status: Non Komersial
Kontak: Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

18. Ubi Jalar Prambanan

Komoditas: Ubi Jalar
Tahun: 1982
Kisaran Hasil: 28 ton/ha
Keterangan: Nomor seleksi klon : –
Asal : –
Hasil rata-rata : 28 t/ha
Umur tanaman : –
Tinggi batang : –
Bentuk daun : Hati, lebar
Warna pucuk daun : Hijau
Warna tangkai daun : Hijau ungu (bagian atas dan
bawah)
Warna tulang daun : Hijau (bagian atas dan bawah)
Warna batang muda : Hijau
Warna batang tua : Hijau
Warna kulit umbi : –
Warna daging umbi : –
Kualitas rebus : Baik
Rasa : Enak, manis
Kadar tepung : –
Kadar protein : 0,64%
Kadar HCN : –
Status: Non Komersial
Kontak: Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

Sumber: BALITKABI


4 thoughts on “17 varietas Ubi Jalar unggul di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Profile

foto user
Admin Satu
 Penulis   Karawang

Ini adalah administrator satu. Bertanggungjawab menangani pengaturan website seperti mengunggah artikel, memperbaiki tampilan, menambah fungsi, mengubah role anggota, dll.

Lihat Profil
Belum menjadi anggota?
Daftar di sini

Tulisan dari Admin Satu


Terkait

Manfaat mengkudu bagi kesehatan
 Admin Satu  Penulis   Karawang

Manfaat mengkudu bagi kesehatan


  7/07/2022   Direktori 
Produksi cabai rawit nasional tahun 2022
 Admin Satu  Penulis   Karawang

Produksi cabai rawit nasional tahun 2022


  6/11/2023   Data 
Produksi Pepaya Nasional tahun 2020
 Admin Satu  Penulis   Karawang

Produksi Pepaya Nasional tahun 2020


  24/03/2022   Data 
Varietas ubi jalar unggul: Pating 1 dan Pating 2
 Admin Satu  Penulis   Karawang

Varietas ubi jalar unggul: Pating 1 dan Pating 2


  9/06/2022   Direktori