Logo Taninews.com - media informasi dan hobi pertanian

Tips grafting bibit mangga

 Admin Satu  Penulis   Karawang   26/08/2022  diubah:16/08/2023 at 16:02     Tutorial 1   

Tips grafting bibit mangga
Grafting mangga - cleft grafting. Foto: taninews.com

Mangga merupakan tanaman buah yang banyak disukai oleh penghobi tanaman maupun sebagai komoditas tanaman buah. Mangga bisa diperbanyak melalui biji, cangkok, stek, maupun grating. Grafting adalah penyambungan batang atas dengan batang bawah untuk menghasilkan tanaman baru yang lebih unggul.

Grafting pada mangga bertujuan misalnya mendapatkan mangga yang enak, manis, berbuah banyak, harum, cepat berbuah dan mempunyai perakaran yang lebih kuat. Cara seperti ini bisa dilakukan misalnya dengan menyambung mangga irwin atau harum manis sebagai batang atas dengan mangga kweni sebagai batang bawah. Mangga irwin atau harum manis dipilih karena rasanya yang enak, mangga kweni dipilih sebagai batang bawah karena pohonnya kuat, tinggi.

Pada tutorial kali ini kami akan memberikan macam-macam grafting ataucara menyambung tanaman mangga yang bisa dilakukan, dan tips-tips penyambungan pada tanaman mangga.

Teknik menyambung tanaman mangga
Teknik menyambung mangga sama dengan tanaman lain.

  1. Sambung pucuk (grafting): batang atas diambil ranting pucuk, lalu disambungkan dengan batang bawah
  2. Okulasi: cara okulasi tanaman mangga dengan menempelkan mata tunas mangga yang sehat ke batang bawah, setelah muncul tunas dibesarkan
  3. Sambung sisip: sama dengan grafting, tapi batang atas disisipkan pada bagian samping batang pokok/batang bawah
  4. Sambung susu: meyambungkan bibit asal biji ke ranting pohon mangga. Setelah menyatu, ranting mangga dipotong dari induknya, dan pucuk dari bibit dipotong sehingga menghasilkan pucuk dari pohon dewasa, akar dari pohon bibit. Cara ini keberhasilannya paling besar, karena selama masa penyatuan, kedua batang dalam keadaan hidup dan punya sumber nutrisi, tapi lebih memerlukan banyak usaha.


Jenis-jenis sambung yang bisa dilakukan pada mangga

1. Top working
Top working adalah penambungan entres dari induk pohon produktif dan berkualitas bagus disambung dengan pokok pohon mangga yang sudah besar. Tujuannya untuk mengganti pohon yang sudah kurang produktif agar produktif kembali (regenerasi), atau mengganti mangga dengan mangga jenis lain yang lebih bagus.

Caranya, pohon mangga besar dipotong sekitar 1 meter dari tanah, kemudian di-grafting atau ditempel ranting atau tunas mangga baru sehingga pohon berubah menjadi mangga baru.

Cara kedua bisa dilakukan dengan memangkas dahan-dahanya saja, lalu disambung dengan entres-entres baru.

Penyambungan entres bisa langsung di bagian batang atau dahan yangbaru dipotong, atau menunggu tunas tumbuh baru disambung dengan entres. Cara penyambungan pada teknik top working dengan keberasilan lebih tinggi adalah dengan menyambung di tunas yang sudah tumbuh. Ini karena karakteristik batang tunas baru dan entres relatif lebih sama dibanding antara entres dengan batang dewasa.

Batang bawah bisa berasal dari pohon manggal lokal yang dipotong atau pohon mangga lain yang sudah tidak produktif atau ingin diganti varietasnya. Cara ini akan menghasilkan tunas yang tumbuh cepat karena pohon sudah mempunyai banyak akar.

2. Pohon mangga ditambah tunas baru dari pohon lain

Pohon mangga dewasa, salah satu cabangnya disambung dengan entres/tunas dari mangga dewasa jenis lain sehingg kalau sudah tumbuh mangga mempunyai buah dari mangga jenis lain.

3. Satu pohon beberapa jenis mangga
Bisa dilakunan untuk batang bawah yang sudah agak besar. Batang bawah disambung dengan beberapa tunas dari jenis mangga yang berbeda-beda, misalnya mangga irwin, gedong, gincu, mangga madu, atau manalagi. Setelah jadi, maka pohon mangga akan berbuah beberapa jenis mangga.

Grafting yang keberhasilannya tinggi

  1. Sambung dini, grafting ketika bibit mangga masih muda, ketika masih ada kotiledon/bagian biji yang masih ada cadangan makanan disebut stone grafting. Stone grafting dilakukan pada batang bawah berusia 10-30hari ketika cadangan makanan pada kotiledon masih banyak. Atau ketika batang masih muda, setelah 30hari, disebut softwood grafting. Dengan cara ini batang bawah lebih tahan karena cadangan makan dan hormon pertumbuhan tunas dan akar masih ada di epikotil. Variasi sambung dini dikenal dengan istilah stone grafting, dan softwood grafting/
  2. Sambung susu/inarching, batang bawah yang masih dalam polybag disayat bagian tepinya, lalu didekatkan dengan ranting dari pohon dewasa yang juga disayat dan disatukan. Kedua bagian pohon ini diikat sampai menyatu, kemudian dipotong bagian yang tidak dipakai. Metode ini lebih besar peluang keberhasilannya karena dua bagian pohon masih terhubung dengan sumber nutrisi, sehingga selama mas penyatuan jaringan kedua bagian tetap hidup.
  3. Top working. Top working mempunyai tingkat keberhasilan tinggi karena batang bawah sudah dewasa dan mempunyai cadangan energi, hormon pertumbuhan yang dibutuhkan tanaman. Grafting dengan metode top working akan menjadikan tunas cepat tumbuh, sehingga resiko entres mati sebelum menyambung lebih kecil

Tips agar grafting mangga berhasil

  1. Pisau pemotong harus bersih, kalau perlu sterilkan dengan dibakar atau diolesi alkhohol
  2. Dalam penyambungan harus dipastikan bagian kambium dari entres/batang atas tepat bertemu bagian kambium rootstock/batang bawah, bagian inilah yang berisi sel tumbuhan yang terus berkembang sehingga dua bagian tumbuhan bisa menyatu.
  3. Usahakan ukuran dari batang atas dan batang bawah sama. Kalau berbeda, salah satu bagian kambium/kulit harus tepat bertemu.
  4. Pilih batang yang tidka terlalu tua tidak terlalu muda
  5. Pilih batang atas dari pucuk yang sehat dengan tunas dorman/tidur, tapi menjelang muncul
  6. Dalam mengikat harus dipastikan dua bagian tanaman bertemu dengan kuat sehingga tidak bergeser
  7. Gunakan sungkup plastik untuk mengurang penguapan atau lilitan yang sekaligus menyungkup
  8. Simpan bibit yang baru disambung di tempat yang teduh, dengan intensitas sinar matahari 20-30%, jaga jangan terkena air hujan atau tersenggol

Waktu melakukan okulasi/ grafting
Waktu terbaik melakukan okulasi atau sambung adalah sore hari. Pada sore hari, panas matahari sudah mulai meredup dan kemudian segera menjadi malam sehingga entres lebih berpotensi tidak kering.


Grafting mangga sudah tumbuh tunas. foto: taninews.com

Demikian tutorial secara umum tentang grating atau teknik menyambung bibit mangga. Silakan dicoba sampai berhasil. Dalam grafting sangat wajar ada kegagalan, tapi semakin sering mencoba akan semakin banyak yang berhasil.

Dengan memguasai teknik menyambung tanaman makan kita bisa membuat bibit mangga yang berkualitas, cepat berbuah, dan unggul dengan biaya yang lebih murah. Kalau sudah mahir melakukan sambung mangga, bisa menjadi peluang bisnis penyedia bibit mangga.

Tags

graftingmanggastek

One thought on “Tips grafting bibit mangga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Profile

foto user
Admin Satu
 Penulis   Karawang

Ini adalah administrator satu. Bertanggungjawab menangani pengaturan website seperti mengunggah artikel, memperbaiki tampilan, menambah fungsi, mengubah role anggota, dll.

Lihat Profil
Belum menjadi anggota?
Daftar di sini

Tulisan dari Admin Satu


Terkait

Stek cabai: solusi perbanyakan cabai unggul
 Admin Satu  Penulis   Karawang

Stek cabai: solusi perbanyakan cabai unggul


  20/05/2023   Tutorial 
Stek batang jambu air dengan perangsang lidah buaya
 Admin Satu  Penulis   Karawang

Stek batang jambu air dengan perangsang lidah buaya


  13/09/2022   Tutorial  1
Cara  membuat  bibit ubi jalar
 Admin Satu  Penulis   Karawang

Cara membuat bibit ubi jalar


  4/04/2022   Tutorial  2
Cara Budidaya ubi jalar agar hasilnya banyak
 Admin Satu  Penulis   Karawang

Cara Budidaya ubi jalar agar hasilnya banyak


  4/08/2022   Tutorial