Logo Taninews.com - media informasi dan hobi pertanian

Aneka teknik menyambung tanaman

 Admin Satu  Penulis   Karawang   8/03/2022  diubah:22/08/2023 at 21:26     Tutorial 2   

Aneka teknik menyambung tanaman
grafting - cara menyambung tanaman - foto: www.mdpi.com

Teknik menyambung tanaman termasuk cara perbanyakan tanaman secara vegetatif, yaitu memanfaatkan bagian tanaman yang sudah dewasa. Penyambungan tanaman adalah cara penyatuan antara batang atas dengan batang bawah sehingga bersama-sama membentuk individu yang baru. Dalam bahasa Inggris teknik menyambung tanaman dikenal dengan istilah grafting.

Tujuan grafting adalah mendapatkan tumbuhan unggul atau dengan sifat yang diinginkan. Misalnya untuk mangga, batang atas dipilih yang buahnya paling enak, harum, dan besar, lalu batang bawah dipilih yang akarnya kuat dan tahan terhadap kondisi tanah tertentu atau tahan pernyakit tertentu. Batang bawah dari varietas lokal yang buahnya kurang enak dan produktivitasnya rendah namun mempunyai perakaran yang kuat.

Keberhasilan grafting dapat ditentukan ketika fungsi floem dan xylem terhubung dengan baik kompatibel) antara kedua permukaan sambungan (batang atas dan batang bawah). Ini pentingnya pemotongan yang tepat dan rapi sehingga kedua bagian tanaman yang disambung bisa menemepel dengan baik dan akhirnya menyatu. Untuk itu diperlukan pisau yang tajam agar bisa memotong dengan rapi dan tidak merusak jaringan tanaman (misalnya: memar).



Grafting bisa juga dilakukan untuk varietas sejenis, baik entres maupun batang bawah dari spesies/varietas yang sama, misalnya sama-sama mangga arum manis. Tujuannya agar tanaman cepat besar dan berbuah namun perakarannya kuat. Ini untuk memperbaiki kelemahan menanam tanaman buah dari biji, perakarannya kuat tapi masa mulai berbuahnya lama.

Teknik sambung pucuk juga memperbaiki kelemahan perbanyakan tanaman dengan cangkok, cepat berbuah tapi perakarannya lemah.

Tujuan grafting

  • Memperbanyak varietas unggul
  • Meremajakan tanaman
  • Mendapatkan tanaman yang cepat berbuah
  • Mengubah jenis tanaman. Misalnya: mangga lokal diubah menjaid mangga arum manis
  • Mendapatkan tanaman baru yang lebih unggul. Misalnya: buahnya enak, akarnya kuat

Grafting bisa juga untuk meremajakan tanaman, istilahnya top working. Misalnya pohon mangga yang sudah tua, sudah kurang produktif dipotong dahannya setinggi 1 meter dari tanah. Dari bekas potongan biasanya akan muncul anak-anak tunas. Pada bagian ini disambung dengan entres dari pohon yang muda, maka setelah tumbuh phon mangga akan produktif kembali.

Top working juga bisa dilakukan untuk mengubah jenis mangga. Misalnya mangga arum manis yang sudah tua dipotong kemudian disambung entres dari mangga garifta merah, mangga gincu, atau irwin. Maka setelah entres tersambung, mangga akan berubah menjadi varietas lain. Dengan cara ini satu pokok mangga yang besar bisa disambung beberapa varietas mangga, sehingga hasilnya satu pohon ada beberapa jenis mangga.

Atau kalau di rumah mempunyai pohon mangga yang kurang enak, bisa dilakukan top working dengan entres dari mangga unggul seperti arum manis atau manalagi. Dengan top working maka pohon yang tinggi akan menjadi pendek, dan menghasilkan buah yang unggul.

Yang paling bagus dari top working adalah tunas hasil sambung atau tempel cepat besar. Ini karena batang bawah sudah mempunyai akar yang banyak dan dalam sehingga bisa cepat menyerap unsur hara untuk pertumbuhan tunas.

Top working juga cocok untuk menghasilkan entres bibit unggul tanaman secara cepat.

Misalnya, kita mempunyai bibit unggul alpukat hasil okulasi yang kita dapatkan dari penyedia bibit unggul bersertifikat. Kita juga punya pohon aplukat asal biji yang sudah besar, kita potong saja. Bibit aplukat kita tanam, kemudian kita ambil sebagian batang pucuknya lalu dijadikan entres untuk top working pada batang alpukat yang sudah besar. Kita akhirnya mempunyai dua pohon alpukat, satu yang dari okulasi, satu yang hasil top working.

Tunas pada batang dengan topworking akan cepat lebih besar dan banyak. Ini bisa dijadikan bahan entres untuk bibit-bibit alpukat yang lain menggunakan batang bawah dari biji. dengan cara ini, maka sumber entres dari bibit unggul alpukat bisa diperbanyak dengan lebi cepat.

Ini juga bisa digunakan untuk memperbanyak entres bibit unggul tanaman lain seperti mangga, jambu biji, jambu air, durian, dll.

Untuk sambung ketela pohon atau singkong, batang atas dipilih yang daunnya lebar, misalnya singkong karet, batang bawah dipilih yang buahnya besar, enak misalnya singkong mentega, genjah, gajah, dll. Grafting singkong karet sebagai batang atas akan meningkatkan hasil umbi tapi juga meningkatkan kadar sianida. Untuk dikonsumsi sendiri lakukan pengolahan atau perendaman dulu agar kadar sianida berkurang dan dalam batas aman.

Ada banyak cara menyambung tanaman/teknik grafting baik dari jenis bahan yang dipakai atau dari segi cara memotong.

Tapi secara garis besar ada tiga teknik grafting yang umum dikenal:

3 teknik Grafting

  1. Bud-grafting atau budding

    yang kita kenal dengan istilah okulasi. Okulasi adalah cara menyambung tanaman dengan cara mengambil tunas dari tanaman dewasa ke batang bawah (rootstock). Teknik ini bisa dilakukan untuk tanaman mangga, jeruk, nangka, durian, mawar, jambu bji, jambu air, dll

    Kelebihan bud grafting
    hemat bahan karena hanya mengambil tunasnya

    Kekurangan bud grafting

    Tunas adalah bagian tanaman yang masih muda sehingga lebih rawan terhadap gangguan misalnya serangga, kekeringan, dan kekurangan makanan. Bud grafting mensyaratkan presisi saat penempelan.

    T Bud Grafting

    T Bud Grafting

  2. Scion grafting

    Lebih populer dengan grafting saja, yaitu cara menyambung tanaman dengan teknik sambung pucuk atau enten.

    Batang atas disebut dengan istilah scion atau entres, batang bawah disebut rootsctock. Teknik menyambung tanaman ini bisa dilakukan untuk mangga, singkong, tomat, cabai, mangga, alpukat, dll.

    Kelebihan enten
    – angka keberhasilan lebh tinggi daripada bud grafting
    – lebih mudah dilakukan

    Kekurangan enten
    – boros bahan/entres. Memerlukan pucuk tanaman yang kondisinya bagus.

    Teknik grafting sangat banyak metodenya, baik dari segi cara memotong, bentuk sambungan, jenis batang yang dipilih, dll. Ada istilah sambung pucuk, sambung sisip, ada yang bentuk sambungan V, T, Z, belah, M, weep, dll.

    Berdasarkan cara menyambung, berikut beberapa macam grafting/enten

    1. Bark Grafting (sambung kulit)
    Biasanya dilakukan dengan teknik top working, yaitu tanaman dewasa yang dipotong kemudian disisipkan entre yang kemudian menjadi tanaman baru. Metode ini termasuk besar angka keberhasilannya karena daya hidup atau energi batang bawah besar sehingga cepat memunculkan tunas.

    Bark Grafting
    Bark Grafting. Foto: www.ndsu.edu


    2. Cleft/wedge Grafting

    Metode grafting yang umum dipakai, yaitu membelah batang bawah lalu menyelipkan entres atau batang atas. Yang harus diperhatikan dalam cleft grafting adalah bertemunya dua kambium batang atas dengan batang bawah. Untuk batang bawah yang lebih besar, tempatkan entres di bagian pinggir sehingga kambium kedua batang bertemu.

    Untuk batang yang ukurannya sama, cukup sambungkan kedua batang dengan tepat.

    Untuk batang yang ukurannya berbeda, batang bawah lebih besar, pastikan bagian kambium kedua batang bertemu di tepi.

    Cleft grafting

    Cleft Grafting. Foto: Giancralodessi.
    By Giancarlodessi (Own work) CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons

    3. Splice Grafting/sambung miring
    Cara menyambung dengan membentu sayatan miring kemudian menggabungkan kedua bagian tanaman. Cara ini merupakan sayatan paling sederhana. Kelemahan sayatan ini adalah sambungan bisa bergeser kalau ikatannya terlaku kuat, karena membentuk bidang miring.

    Metode sambung miring ini cocok digunakan untuk menyabung batang yang ukurannya sama.

    Splice grafting
    Splice grafting. foto: content.ces.ncsu.edu


    4. Whip and tongue grafting (sambung lidah)

    Bentuk modifikasi dari splice grafting. Cara grafting dengan membentuk sayatan mirip lidah yang kalau disambungkan akan saling mengait. Teknik sayatan ini memungkinkan ikatan antara batang bawah dengan batang bawah lebih erat dan tidak mudah bergeser sehingga mengurangi resiko kegagalan.

    Metode sambung lidah ini cocok digunakan untuk menyabung batang yang ukurannya sama.

    whip and tongue grafting, sambung lidah

    Whip anda tongue grafting – sambung lidah. foto: www.ndsu.edu

    Contoh bentuk potongan grafting.
    Contoh bentuk potongan grafting.

    Berdasarkan usia batang bawah/rootstock

    Berdasarakan usia batang bawah, sambung pucuk dibedakan menjadi

    • Stone grafting/Epicotyl Grafting/sambung dini
      Proses penyambungan dilakukan ketika batang bawah masih sangat muda (sekitar 10-30 hari dari tumbuh), sehingga epicotyl masih ada. Ini bisa dilakukan untuk buah yang mempunyai epikotil besar seperti mangga, durian, nangka, alpukat, dan jambu monyet/mete.

      Dalam masa ini, tanaman mendapat makanan dari epikotil yang menyimpang cadangan makanan dan hormon pertumbuhan tanaman baik auksin, sitokinin, maupun giberelin. Tanaman dalam fase ini biasanya cepat tumbuh tunas. Ini yang dimanfaatkan untuk mempercepat keberhasilan sambung dini.

    • Softwood grafting
      Grafting dilakukan ketika batang masih muda (soft), tetapi sudah tidak bisa dilakukan stone grafting. Umur batang bawah berumur sekitar 6-10 bulan.
    • Hardwood grafting grafting
      Grafting dilakukan ketika batang batang sudah berkayu berumur lebih dari 10 bulan, tetapi ukuran batang bawah kecil.
    • Top working
      Grafting atau sambung pucuk dilakukan untuk batang bawah yang sudah dewasa dan besar. Fungsinya untuk meremajakan tanaman atau menempelkan varietas baru.
  3. Grafting by approach atau inarching

    disebut juga sambung susu, yaitu cara menyambung tanaman yang masing-masing mempunyai akar dengan menyayat bagian tepi tanaman atau membuat irisan yang saling mengait kemudian mendekatkan dua batang, diikat sehingga sehingga akhirnya kedua jaringan tanaman menyatu. Setelah menyatu, batang dipotong di bagian yang tidak diinginkan.

    Teknik menyambung tanaman ini paling aman karena kedua tanaman masih mempunyai akar, sehingga resiko tanaman mati lebih kecil. Cara ini bisa dilakukan untuk tanaman yang batangnya masih muda, tidak/belum berkayu, misalnya tomat dengan terong, mangga, cabai, bisa juga ketela pohon/singkong.

Inarching atau sambung susu
Inarching atau sambung susu. foto: alamy.com

Kelebihan grafting:

  • sifat tanaman sama dengan induknya
  • cepat berbuah. Misalnya, mangga yang tumbuh dari biji 10 tahun baru berbuah, mangga hasil sambung pucuk 3 tahun sudah berbuah.
  • awet berbuah (misalnya: tomat, cabai, terong denganbatang bawah takokak)
  • pohon lebih pendek
  • akar lebih kuat, dibandingkan stek atau cangkok

Kekurangan grafting

  • membutuhkan usaha yang lebih untuk melakukan grafting
  • untuk skala besar membutuhkan tenaga lebih banyak untuk melakukan sambung batang dibanding dari biji.
  • Tingkat keberhasilannya lebih rendah daripada perbanyakan tanaman dengan biji

Syarat tanaman bisa disambung/grafting

Tanaman yang bisa dilakukan sambung atau grafting adalah kedua tanaman mempunyai kekerabatan yang dekat, paling tidak masih masih satu genus. Cara mengetahui genus suatu tanaman dengan melihat nama latinnya. Nama depan dari nama latin tanaman adalah nama genusnya. Misalnya: Terong nama latinnya Solanum melongena, Takokak nama latinnya Solanum torvum. Terong dan Takokak mempunyai genus yang sama yaitu Solanum.

Contoh tanaman yang bisa disambung/di-grafting:

  • Terung, takokak, tomat, dan kentang, masih satu genus yaitu Solanum. Tomat, terung sebagai batang atas, takokak atau kentang sebagai batang bawah.
  • Mangga madu, manalagi, mangga gincu, atau mangga harum manis sebagai batang atas dengan mangga kweni atau mangga kraton/saigon sebagai batang bawah.
  • Cabai kriting sebagai batang atas dengan cabai rawit sebagai batang bawah. Menghasilkan cabai rawit dengan akar yang lebih banyak, sehingga tanaman lebih lebat
  • Labu sebagai batang bawah dengan semangka sebagai batang atas
  • Singkong karet sebagai batang atas dengan singkok mentega sebagai batang bawah
  • Singkong karet sebagai batang bawah dengan singkok sayur sebagai batang atas. menghasilkan singkong sayur yang berdaun lebat, perakaran kuat, dan berbatang kokoh
  • Adhenium. Batang atas diambil dari tanaman dengan bunga indah dan warna yang beda-beda. Batang bawah diambil dari bibit yang ditanam dari biji. Ini akan menghasilkan tanaman adhenium yang cepat berbunga, satu batang bisa dibuat beberapa warna, dan umbi yang besar.
  • Jambu air dalhari, black diamnond, king rose, citra sebagai batang atas, dan jambu air lokal/liar sebagai batang bawah
  • Jambu biji kristal sebagai batang atas, jambu bangkok sebagai batang bawah
  • Atau dari satu spesies/varietas, tujuannya aga cepat berbuah. Misalnya batang atas dan bawah sama-sama mangga arum manis

Untuk percobaan sambung cabai dengan takokak yang masih satu family, dari beberapa percobaan yang kami lakukan belum pernah berhasil, sementara yang satu genus (takokak, terung) berhasil. Ini membuktikan semakin dekat kekerabatan semakin berpeluang bisa dilakukan sambung bantang.

Demikian tutorial mengenai macam-macam cara menyambung tanaman. Menyambung tanaman merupapakan usaha untuk meningkatkan kualitas tanaman/pemuliaan tanaman. Pelajari berbagai teknik perbanyakan atau pembibitan tanaman yang sesuai dengan kondisi tanah atau rumah kita.

Ayo manfaatkan pekarangan rumah dengan menanami tanaman bermanfaat.


2 thoughts on “Aneka teknik menyambung tanaman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Profile

foto user
Admin Satu
 Penulis   Karawang

Ini adalah administrator satu. Bertanggungjawab menangani pengaturan website seperti mengunggah artikel, memperbaiki tampilan, menambah fungsi, mengubah role anggota, dll.

Lihat Profil
Belum menjadi anggota?
Daftar di sini

Tulisan dari Admin Satu


Terkait

Pengendalian hama terpadu dengan tanaman refugia
 Admin Satu  Penulis   Karawang

Pengendalian hama terpadu dengan tanaman refugia


  15/05/2022   Tutorial 
 Admin Satu  Penulis   Karawang

Cara memperbanyak bibit singkong dengan cepat


  15/05/2022   Tutorial 
 Admin Satu  Penulis   Karawang

Membasmi hama kutu putih – kutu kebul pada tanaman


  8/03/2022   Tutorial 
 Admin Satu  Penulis   Karawang

Membuat zat perangsang tumbuh alami yang lengkap


  17/10/2022   Tutorial  3