Logo Taninews.com - media informasi dan hobi pertanian

Jerami padi jangan dibakar, bisa untuk mulsa

 Admin Satu  Penulis   Karawang   18/03/2022  diubah:16/08/2023 at 15:07     Tutorial   

Jerami padi jangan dibakar, bisa untuk mulsa
Jerami Padi. Foto: Antonio Maithomi, SST (PP Desa Lumindai) via cybex.pertanian.go.id

Sahabat taninews di seluruh Indonesia, semoga kita semua selalu sehat dan bahagia dan hasil panennya melimpah. Pada tulisan kali ini kami akan membahas mengenai mulsa. Mulsa adalah penutup tanaman, fungsinya menjaga kelembaban tanah, mencegah rumput tumbuh, dan mengurangi penguapan.

Ini kami kutipkan dari pendapat ahli, “mulsa adalah material penutup tanaman budidaya yang dimaksudkan untuk menjaga kelembaban tanah serta menekan pertumbuhan gulma dan penyakit sehingga membuat tanaman tersebut tumbuh dengan baik. Mulsa dapat didefinisikan sebagai setiap bahan yang dihamparkan untuk menutup sebagian atau seluruh permukaan tanah dan mempengaruhi lingkungan mikro tanah yang ditutupi” (Imam junaidi, 2013).

Pemberian mulsa bermanfaat untuk memperkecil kompetisi tanaman dengan gulma, menekan pertumbuhan gulma, mengurangi penguapan, mencegah erosi, memberantas hama serta mempertahankan struktur, suhu dan kelembapan tanah.

Petani banyak menggunakan mulsa dari bahan plastik. Mulsa plastik banyak dipakai untuk tanaman semangka, melon, cabai, kedelai, terong, dll. Mulsa plastik memang lebih efektif tapi memerlukan tambahan biaya yang lebih mahal.

Ada bahan mulsa yang murah, bahkan gratis karena merupakan limbah sisa panen, yaitu jerami padi. Saat panen padi ada dua limbah hasil panen: jerami/batang padi dan kulit padi/merang, dua-duanya bermanfaat untuk pertanian. Batang padi jangan dibakar, ini tidak ramah lingkungan. Jerami padi bisa dimanfaatkan sebagai mulsa untuk tanaman jagung, kedelai, tomat, leunca, cabai, dll.

Penggunaan jerami sebagai mulsa dengan cara dihamparkan di bedengan atau di sela-sela tanaman. Keuntungan menggunakan mulsa jerami adalah bisa terurai sehingga menambah kandungan bahan organik dalam tanah. Semakin lama memakai mulsa jerami akan semakin banyak menambah unsur hara dalam tanah sehingga kesuburan tanah.

Kandungan rata-rata unsur hara jerami padi adalah 0.4% N, 0.02% P, 1.4% K, dan 5.6% Si. Jadi untuk setiap 100kg jerami padi mengandung N 0.4kg atau 400gram, P 200gram, K 1.4kg, dan Si 5.6kg.

Selain itu, dengan membiarkan terurai maka akan menambah jumlah organisme pengurai dalam tanah sehingga sifat biologi tanah lebih terjaga. Ini juga bisa meperbaiki kesehatan tanah akibat penggunaan pupuk kimia terus-menerus.

Penggunaan mulsa jerami pada tanaman cabai sebaiknya disertai penyemprotan agen hayati Tricoderma cair pada permukaan jerami. Tujuannya agar mulsa jerami mudah terurai menjadi kompos serta menjaga tanaman dari serangan jamur patogen pembawa penyakit.

Jamur patogen yang biasa menyerang tanaman cabe adalah cendawan patogen, mengingat jerami merupakan salah satu tempat favorit bagi pertumbuhan cendawan patogen.

Beberapa jenis cendawan patogen seperti Fusarium oxiporum banyak di temukan pada sisa-sisa pelapukan jerami. Cendawan ini tentu kurang baik bagi pertumbuhan tanaman cabe, cendawan Fusarium oxiporum meyebabkan tanaman layu dan mati yang dikenal dengan layu Fusarium.

Untuk mengatasi hal tersebut, maka perlu dilakukan pencegahan, salah satunya dengan menerapkan aplikasi Tricoderma dengan langkah sebagai berikut:

  1. letakkan jerami pada permukaan bedengan secara merata,
  2. sebaiknya gunakan jerami yang masih baru agar tahan lebih lama,
  3. pemberian jerami jangan terlalu dekat dengan batang tanaman, minimal 10 cm,
  4. menjelang penanaman, semprotkan Tricoderma secara merata pada jerami,
  5. Agar aman dari serangan patogen cendawan Fusarium, semprotkan Tricoderma seminggu sekali
Mulsa jerami padi untuk tanaman bawang merah
Mulsa jerami padi untuk tanaman bawang merah. Foto: agri.kompas.com

Selain sebagai mulsa pelindung tanaman, jeram padi juga bisa berfungsi sebagai mulsa untuk melindungi tanah dari erosi akibat air hujan. Penggunaan mulsa jerami padi bisa mengurangi erosi tanah akibat erosi. Ini sangat penting untuk menjaga kesuburuan tanah akibat tanah tercuci atau terbawa air hujan.

Mulsa jerami padi untuk mengurangi hama bisa digunakan untuk tanaman kedelai, yaitu mengurangi serangan hama kepik hijau (Nezara viridula). Penggunaan mulsa jerami padi pada tanaman kedelai mengurangi penggunaan insektisida sampai 65%.

Penjelasannya, pemberian mulsa jerami padi dapat meningkatkan populasi mikroartropoda tanah yaitu akari dan kolembola. Hal ini disebabkan jerami padi mengandung nitrogen yang apabila dimanfaatkan sebagai mulsa akan mengalami proses dekomposisi oleh akari, kolembola, cendawan, dan bakteri.

Organisme tersebut merupakan mangsa alternatif bagi artropoda predator hama seperti kepik hijau antara lain kelompok semut, laba-laba, dan kumbang tanah. Mulsa jerami padi merupakan basis makanan detrivora yaitu akari dan kolembola (Subiyakto dan Indrayani, 2008)

Demikian tutorial kali ini mengenai mulsa dari jerami padi. Mulsa jerami padi lebih hemat dan ramah lingkungan. Ayo kurangi penggunaan mulsa plastik yang tidak ramah lingkungan. Dengan menggunakan mulsa jerami juga ikut menjaga kesuburan tanah dan memperbaiki biologi tanah yang biasanya menurun akibat paparan pupuk kimia.

Sebagian text diambil dari: cybex.pertanian.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Profile

foto user
Admin Satu
 Penulis   Karawang

Ini adalah administrator satu. Bertanggungjawab menangani pengaturan website seperti mengunggah artikel, memperbaiki tampilan, menambah fungsi, mengubah role anggota, dll.

Lihat Profil
Belum menjadi anggota?
Daftar di sini

Tulisan dari Admin Satu


Terkait

 Admin Satu  Penulis   Karawang

Membuat Zat Perangsang Tumbuh ZPT Lengkap


  8/03/2022   Tutorial 
Tanaman yang bisa dilakukan stone grafting/sambung dini
 Admin Satu  Penulis   Karawang

Tanaman yang bisa dilakukan stone grafting/sambung dini


  15/03/2023   Tutorial 
 Admin Satu  Penulis   Karawang

Teknik perbanyakan tanaman secara vegetatif


  8/03/2022   Tutorial 
Cara mengurangi  rasa gatal pada talas
 Admin Satu  Penulis   Karawang

Cara mengurangi rasa gatal pada talas


  22/06/2022   Tutorial  1